Accurate Bandung
Bisnis

6 Soft Skill untuk Pebisnis di Era Digital

Soft Skill untuk pebisnis

Kehadiran teknologi memungkinkan semua orang untuk beradaptasi dengannya. Begitu juga para pelaku bisnis yang harus menyesuaikan bisnisnya dengan teknologi. Beragam kebutuhan bisnis saat ini akan lebih mudah dengan adanya teknologi. Tak dipungkiri ada banyak soft skill untuk pebisnis yang wajib dikuasai di era digital.

Hal kecil yang mungkin dahulu tidak pernah terpikirkan adalah virtual meeting. Semenjak pandemi merebak, meeting bisa dilakukan tanpa harus berada di satu lokasi yang sama. Kini, meeting bisa dilakukan tanpa harus berada di lokasi yang sama.

Baca Juga: Langkah-Langkah Membuat Rencana Strategis untuk bisnis

Saat ini semua orang harus mampu belajar dalam hal tersebut untuk menyesuaikan kehidupan dan aktivitas. Contoh tersebut hanya hal kecil yang perlu dikuasai oleh pelaku bisnis saat ini. Masih ada banyak soft skill untuk pebisnis di era digital yang harus dikuasai.

Soft Skill untuk Pengusaha di Era Internet

Skill Komunikasi

Tentu saja, bagi setiap pebisnis komunikasi adalah hal penting yang harus dikuasai. Tidak perlu harus kuliah jurusan komunikasi. Skill komunikasi bisa dipelajari secara otodidak berdasarkan pengalaman Anda.

Sebagai seorang pebisnis, komunikasi yang baik bisa menjadi skill untuk melakukan negosiasi, koordinasi, dan delegasi. Coba bayangkan, jika seorang pemimpin tidak memiliki komunikasi yang baik, pastinya para bawahan akan sulit dalam memahami maksud dari si komunikator.

Dalam hal di perusahaan, seorang pemimpin yang mampu berkomunikasi dengan baik akan lebih mudah menyesuaikan diri kepada karyawan dan staff dari budaya yang berbeda-beda. Tentu ini akan mempengaruhi produktivitas karyawan itu sendiri.

Negosiasi

Tampaknya tidak ada bisnis tanpa negosiasi. Semua pebisnis akan melakukan negosiasi untuk mencapai tujuan mereka. Negosiasi ini bisa terjadi antara pebisnis dengan konsumen, pebisnis dengan supplier, dan pebisnis dengan pebisnis lainnya.

Di era digital seperti saat ini, sebagai pebisnis sangat perlu memiliki kecakapan dalam bernegosiasi. Negosiasi sendiri adalah satu cara untuk menghasilkan kesepakatan antara dua pihak atau lebih untuk mencapai tujuan yang baik. Negosiasi memang sering sekali dilakukan dalam ajang tawar menawar. Sehingga banyak yang mendefinisikan negosiasi merupakan cara untuk mendapatkan harga dari produk atau layanan termurah dan berkualitas.

Baca Juga: Tips Membangun Komunikasi Internal Efektif antar Karyawan

Kolaborasi

Soft skill untuk pebisnis: kolaborasi
Source: Cv-library.co.uk

Sekarang bukan saatnya memandang bisnis lain secara serampangan. Mungkin saja bisnis yang selama ini kita anggap sepele, bisa menjadi tempat untuk berkolaborasi. Bagaimanapun seorang pebisnis harus mampu menjalin kolaborasi dengan pebisnis lain. Kolaborasi bukan berarti menjalin ikatan jual beli, seperti antara produsen dengan supplier.

Kolaborasi bukan saja berurusan dengan pihak eksternal. Tetapi juga bagaimana Anda mampu melakukan kolaborasi dengan tim internal dengan berbeda divisi. Dimana kesemua ini akan membantu Anda dalam menjalankan tujuan bersama. Sebagai seorang pebisnis, Anda wajib memiliki skill kolaborasi. Bahkan Anda harus bisa mengajak tim Anda untuk bisa berkolaborasi.

Mengolah Data

Sering sekali pebisnis melakukan rencana bisnis hanya berdasarkan insting dan pengalaman sukses mereka di masa lalu. Padahal di era digital seperti sekarang, para pebisnis harus memiliki skill mengolah data. Karena semua keputusan yang ingin dilakukan sangat memerlukan data.

Mengolah data menjadi satu soft skill yang harus dimiliki oleh setiap pengusaha dimanapun. Saat ini, data berperan penting untuk menetapkan strategi atau rencana jangka Panjang bisnis. Jika seorang pebisnis bisa jeli dalam mengolah data, maka mereka bisa menjadikan sumber data yang dimiliki sebagai harta karun berharga untk bisnis. Jadi, sudah sewajarnya Anda lebih fokus dalam mengolah sebuah data.

Berjejaring

Di era digital, tidak mungkin semua dilakukan sendiri. Pastinya Anda memerlukan tahapan berjejaring untuk mendapatkan proyek yang besar. Seorang pebisnis harus mampu berjejaring dengan orang-orang diluar perusahaan. Sebab, suatu saat bisnis akan sangat bergantung dengan orang-orang diluar bukan pihak eksternal.

Seperti halnya jika Anda membuka bisnis ekspor impor. Selain harus berkenalan dengan orang-orang di dalam kantor. Anda juga harus memiliki kenalan orang bea cukai. Ketika Anda memiliki masalah dalam kepabeanan, Anda bisa mendapatkan solusi secara kongkret.

Itulah pentingnya berjejaring. Masih banyak pelaku bisnis yang abai dalam melakukan hal ini. Padahal ini penting. Berjejaring menjadi modal awal sebelum berkolaborasi dengan pihak eksternal loh. Jadi, pastikan perbanyak jaringan Anda untuk mendapatkan lebih banyak kolaborasi.

Kemampuan Teknis

Kemajuan teknologi mendorong para pebisnis harus memiliki soft skill yang mumpuni di bidang teknis. Seperti penggunaan teknologi untuk bisnis. Secara pribadi, Anda harus mampu melihat tren yang terus berkembang saat ini.

Dewasa ini, mungkin Anda sudah melihat bagaimana strategi konvensional sudah tidak begitu efektif dilakukan. Tetapi lebih banyak pada strategi modern yang lebih ramah dan efisien. Seperti halnya dengan mengelola data keuangan perusahaan.

Mungkin dahulu, mengelola keuangan perusahaan memerlukan waktu yang cukup lama. Anda perlu memasukan setiap data secara manual terlebih dahulu. Setelah itu, hasil akhir dari data keuangan baru dapat diperoleh berminggu-minggu.

Berbeda dengan penggunaan teknologi keuangan seperti software akuntansi Accurate Online. Pekerjaan mengolah keuangan bisnis bisa menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien. Tentu akan lebih banyak waktu yang bisa Anda manfaatkan untuk berbagai hal penting lainnya.

Baca Juga: Pengertian Rasio Keuangan dan Jenis-Jenisnya

Hal ini akan sangat menguntungkan untuk Anda dan bisnis Anda ke depannya. Jadi jangan sungkan untuk menerima pemanfaatkan teknologi untuk bisnis Anda.

Demikianlah beberapa soft skill untuk pebisnis di era digital. Anda perlu terus melatih diri Anda untuk bisa memperbarui dan mengupdate setiap soft skill yang Anda miliki. Masih banyak jenis-jenis soft skill lainnya yang perlu Anda kuasai untuk perkembangan diri maupun bisnis Anda.

Related posts

Tips Membangun Komunikasi Internal Efektif antar Karyawan

Mimin Accurate

Langkah-Langkah Paling Penting dalam Memulai Bisnis

Mimin Accurate

Langkah-Langkah Membuat Rencana Strategis untuk Bisnis

Mimin Accurate

Leave a Comment